Menghitung IP Address dan Subnetting Kelas C

Updated on April 27, 2026

Big Picture dulu

Bayangin kamu punya 1 gedung apartemen besar dengan 256 kamar (nomor 0 sampai 255). Gedung ini terlalu besar kalau semua orang bebas masuk — jadi gedung itu dibagi jadi beberapa lantai/blok. Tiap blok punya nomor awal dan nomor akhir sendiri.

Nah, subnetting itu persis kayak gitu. Kita ambil satu jaringan besar, terus kita potong-potong jadi blok-blok kecil yang lebih teratur. Setiap blok disebut subnet.

IP address 192.168.1.52/28 itu artinya: “Aku adalah kamar nomor 52, dan gedungku dibagi jadi blok-blok berisi 16 kamar.”

Tugas kita sekarang: cari tahu kamar 52 itu masuk blok mana, apa nomor pertama dan terakhir di bloknya.


Langkah 1: Urai angka /28 jadi netmask

Prefix /28 artinya: dari 32 bit total di IP address, 28 bit pertama dipakai untuk nama jaringan. Sisanya, 4 bit, untuk alamat host.

Kita hanya perlu lihat oktet ke-4 (karena 3 oktet pertama sudah penuh dengan 1):

11111111 . 11111111 . 11111111 . 11110000
   255   .    255   .    255   .    ???

Oktet ke-4: 11110000 Hitung nilainya: 128 + 64 + 32 + 16 = 240

Jadi netmask lengkapnya: 255.255.255.240


Langkah 2: Hitung berapa IP dalam satu blok

Rumusnya simpel:

256 – nilai oktet terakhir netmask

256 - 240 = 16

Jadi setiap blok/subnet berisi 16 alamat IP.


Langkah 3: Hitung jumlah host yang bisa dipakai

Dari 16 alamat tadi, 2 tidak bisa dipakai:

  • Nomor pertama di blok = Network Address (nama bloknya, seperti nomor lantai di apartemen)
  • Nomor terakhir di blok = Broadcast Address (alamat untuk teriak ke semua orang di blok itu)
16 - 2 = 14 host

Jadi di subnet ini ada 14 alamat yang bisa dikasih ke komputer/perangkat.


Langkah 4: Tentukan IP 52 masuk blok mana

Kita susun dulu semua blok berurutan, kelipatan 16:

Blok Mulai dari
Blok 1 0
Blok 2 16
Blok 3 32
Blok 4 48
Blok 5 64

IP kita adalah .52. Angka 52 ada di antara 48 dan 63 — jadi masuk Blok 4 yang mulai dari 48.


Langkah 5: Susun semua hasilnya

Komponen Alamat
Network Address 192.168.1.48
IP Host Pertama 192.168.1.49
IP Host Terakhir 192.168.1.62
Broadcast Address 192.168.1.63
Jumlah host pakai 14 host

Network Address = awal blok (48) Broadcast = akhir blok (48 + 16 – 1 = 63) Host pakai = dari 49 sampai 62


Apa yang bisa salah?

Ini jebakan yang paling sering bikin keliru:

  • Salah hitung blok — banyak siswa langsung tebak “52 dibagi 16 = 3,25, berarti blok 3 mulai dari 32.” Ini salah. Bloknya bukan 32, tapi 48. Caranya: cari kelipatan 16 yang paling dekat dan tidak melebihi 52. Kelipatan 16 di bawah 52 adalah 48, bukan 32.
  • Lupa kurangi 2 — nulis jumlah host 16, padahal yang bisa dipakai hanya 14.
  • Nulis Network Address sebagai IP host — 192.168.1.48 tidak boleh dikasih ke komputer. Itu nama bloknya, bukan kamar yang bisa dihuni.

Kuis Pemahaman

  1. Sebuah jaringan punya prefix /28. Berapa jumlah IP total dalam satu subnet, dan berapa yang bisa dipakai oleh host?

  2. Diberikan IP 192.168.1.70/28. IP ini masuk ke blok yang mana? Apa Network Address dan Broadcast Address-nya?

  3. Kenapa alamat Network dan Broadcast tidak boleh diberikan ke komputer/perangkat jaringan?

Next

Frequently asked questions