Big Picture dulu
Bayangin kamu punya 1 gedung apartemen besar dengan 256 kamar (nomor 0 sampai 255). Gedung ini terlalu besar kalau semua orang bebas masuk — jadi gedung itu dibagi jadi beberapa lantai/blok. Tiap blok punya nomor awal dan nomor akhir sendiri.
Nah, subnetting itu persis kayak gitu. Kita ambil satu jaringan besar, terus kita potong-potong jadi blok-blok kecil yang lebih teratur. Setiap blok disebut subnet.
IP address 192.168.1.52/28 itu artinya: “Aku adalah kamar nomor 52, dan gedungku dibagi jadi blok-blok berisi 16 kamar.”
Tugas kita sekarang: cari tahu kamar 52 itu masuk blok mana, apa nomor pertama dan terakhir di bloknya.
Langkah 1: Urai angka /28 jadi netmask
Prefix /28 artinya: dari 32 bit total di IP address, 28 bit pertama dipakai untuk nama jaringan. Sisanya, 4 bit, untuk alamat host.
Kita hanya perlu lihat oktet ke-4 (karena 3 oktet pertama sudah penuh dengan 1):
11111111 . 11111111 . 11111111 . 11110000
255 . 255 . 255 . ???
Oktet ke-4: 11110000
Hitung nilainya: 128 + 64 + 32 + 16 = 240
Jadi netmask lengkapnya: 255.255.255.240
Langkah 2: Hitung berapa IP dalam satu blok
Rumusnya simpel:
256 – nilai oktet terakhir netmask
256 - 240 = 16
Jadi setiap blok/subnet berisi 16 alamat IP.
Langkah 3: Hitung jumlah host yang bisa dipakai
Dari 16 alamat tadi, 2 tidak bisa dipakai:
- Nomor pertama di blok = Network Address (nama bloknya, seperti nomor lantai di apartemen)
- Nomor terakhir di blok = Broadcast Address (alamat untuk teriak ke semua orang di blok itu)
16 - 2 = 14 host
Jadi di subnet ini ada 14 alamat yang bisa dikasih ke komputer/perangkat.
Langkah 4: Tentukan IP 52 masuk blok mana
Kita susun dulu semua blok berurutan, kelipatan 16:
| Blok | Mulai dari |
|---|---|
| Blok 1 | 0 |
| Blok 2 | 16 |
| Blok 3 | 32 |
| Blok 4 | 48 |
| Blok 5 | 64 |
| … | … |
IP kita adalah .52. Angka 52 ada di antara 48 dan 63 — jadi masuk Blok 4 yang mulai dari 48.
Langkah 5: Susun semua hasilnya
| Komponen | Alamat |
|---|---|
| Network Address | 192.168.1.48 |
| IP Host Pertama | 192.168.1.49 |
| IP Host Terakhir | 192.168.1.62 |
| Broadcast Address | 192.168.1.63 |
| Jumlah host pakai | 14 host |
Network Address = awal blok (48) Broadcast = akhir blok (48 + 16 – 1 = 63) Host pakai = dari 49 sampai 62
Apa yang bisa salah?
Ini jebakan yang paling sering bikin keliru:
- Salah hitung blok — banyak siswa langsung tebak “52 dibagi 16 = 3,25, berarti blok 3 mulai dari 32.” Ini salah. Bloknya bukan 32, tapi 48. Caranya: cari kelipatan 16 yang paling dekat dan tidak melebihi 52. Kelipatan 16 di bawah 52 adalah 48, bukan 32.
- Lupa kurangi 2 — nulis jumlah host 16, padahal yang bisa dipakai hanya 14.
- Nulis Network Address sebagai IP host — 192.168.1.48 tidak boleh dikasih ke komputer. Itu nama bloknya, bukan kamar yang bisa dihuni.
Kuis Pemahaman
-
Sebuah jaringan punya prefix /28. Berapa jumlah IP total dalam satu subnet, dan berapa yang bisa dipakai oleh host?
-
Diberikan IP 192.168.1.70/28. IP ini masuk ke blok yang mana? Apa Network Address dan Broadcast Address-nya?
-
Kenapa alamat Network dan Broadcast tidak boleh diberikan ke komputer/perangkat jaringan?