Konfigurasi Wireless Access Point MikroTik

Updated on May 3, 2026

Gambaran Besar Dulu

Bayangkan kamu punya sebuah router MikroTik yang terhubung ke internet. Sekarang kamu ingin agar HP dan laptop siswa di kelas bisa konek Wi-Fi lewat router itu — tanpa kabel. Nah, itulah yang kita kerjakan di sini: menjadikan port wireless di MikroTik sebagai Access Point (pemancar sinyal Wi-Fi) lengkap dengan password, pembagian IP otomatis, dan cara melihat siapa saja yang sudah konek.

Ada 5 bagian utama yang dikerjakan secara berurutan:

  1. Buat Security Profile (semacam “kunci pintu” Wi-Fi)
  2. Aktifkan dan konfigurasi interface wlan1 sebagai AP
  3. Pasang IP Address di wlan1
  4. Buat DHCP Server agar client dapat IP otomatis
  5. Pastikan NAT masquerade sudah mencakup jaringan wireless
  6. Monitoring client yang terhubung

Langkah 1: Buat Security Profile

Security Profile itu ibaratnya gembok beserta kuncinya. Sebelum pasang gembok di pintu (interface wlan1), kita harus bikin dulu gemboknya.

Via WinBox:

  • Buka Wireless > tab Security Profiles > klik tombol “+” (Add)
  • Isi parameter berikut:
Parameter Nilai
Name atswa
Authentication Types centang WPA PSK dan WPA2 PSK
Unicast Ciphers aes ccm
Group Ciphers aes ccm
WPA2 Pre-Shared Key isi password, minimal 8 karakter
  • Klik Apply lalu OK

Via CLI:

/interface wireless security-profiles add \
name=atswa mode=dynamic-keys \
authentication-types=wpa-psk,wpa2-psk \
unicast-ciphers=aes-ccm group-ciphers=aes-ccm \
wpa2-pre-shared-key=passwordkamu123

Catatan penting: WPA dan WPA2 itu dua generasi enkripsi Wi-Fi. WPA2 lebih aman. Kita aktifkan keduanya agar perangkat lama pun tetap bisa konek, tapi enkripsi terkuat (AES-CCM) tetap dipakai.


Langkah 2: Konfigurasi Interface wlan1 sebagai Access Point

Sekarang kita “nyalakan” antena dan atur supaya dia bekerja sebagai pemancar.

Via WinBox:

  • Buka Wireless > tab Interfaces > double-klik wlan1
  • Di tab Wireless, isi:
Parameter Nilai Penjelasan singkat
Mode ap bridge Jadikan ini sebagai pemancar (AP)
Band 2GHz-B/G/N Frekuensi 2.4GHz, kompatibel luas
Frequency 2412 Channel 1, paling umum dipakai
SSID KANTOR-WIFI Nama jaringan yang muncul di HP
Security Profile atswa Pasang gembok yang tadi dibuat
  • Klik Enable (pastikan interface tidak dalam kondisi disabled/X)
  • Klik Apply lalu OK

Via CLI:

/interface wireless set wlan1 \
mode=ap-bridge band=2ghz-b/g/n \
frequency=2412 ssid=KANTOR-WIFI \
security-profile=atswa disabled=no

Langkah 3: Pasang IP Address di wlan1

wlan1 perlu punya alamat IP, karena dia akan jadi gateway untuk semua device yang konek ke Wi-Fi ini. Kita pakai jaringan 192.168.2.0/24, dan IP router kita di sini adalah .254.

Via WinBox:

  • IP > Addresses > klik “+”
  • Address: 192.168.2.254/24
  • Interface: wlan1
  • OK

Via CLI:

/ip address add address=192.168.2.254/24 interface=wlan1

Langkah 4: Buat DHCP Server di wlan1

DHCP Server itu seperti petugas loket yang membagikan nomor antrian (alamat IP) ke setiap device yang datang konek. Tanpa DHCP, setiap device harus diisi IP secara manual — merepotkan.

Via WinBox:

  • IP > DHCP Server > klik DHCP Setup
  • Pilih interface: wlan1 > Next
  • DHCP Address Space: 192.168.2.0/24 (otomatis terisi)
  • Gateway for DHCP Network: 192.168.2.254 (otomatis)
  • Atur range IP yang dibagikan: 192.168.2.1 - 192.168.2.20
  • DNS Server: isi 8.8.8.8 > Next sampai selesai

Via CLI (manual, lebih fleksibel):

/ip pool add name=pool-wifi ranges=192.168.2.1-192.168.2.20

/ip dhcp-server add name=dhcp-wifi interface=wlan1 \
address-pool=pool-wifi disabled=no

/ip dhcp-server network add address=192.168.2.0/24 \
gateway=192.168.2.254 dns-server=8.8.8.8

Langkah 5: Cek NAT Masquerade

Ini sering dilupakan siswa. NAT masquerade itu yang memungkinkan device di jaringan wireless bisa ikut akses internet. Kalau jaringan wireless tidak masuk aturan NAT, HP yang konek Wi-Fi dapat IP tapi tidak bisa buka internet.

Cek apakah sudah ada rule yang mencakup semua jaringan lokal:

/ip firewall nat print

Kalau sudah ada rule seperti ini, biasanya sudah oke:

chain=srcnat action=masquerade out-interface=wlan1

Perhatian khusus untuk lab kita: interface WAN di lab ini adalah wlan1 dalam mode station — tapi wlan1 yang kita pakai sekarang adalah wlan1 sebagai AP. Pastikan rule NAT masquerade mengarah ke interface yang benar sesuai topologi aktual lab (bisa jadi ether1 atau interface lain yang terhubung ke internet di router kamu).

Kalau belum ada NAT, tambahkan:

/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade \
src-address=192.168.2.0/24 out-interface=[interface-WAN-kamu]

Langkah 6: Monitoring — Lihat Siapa yang Konek

Ini bagian yang menarik. MikroTik menyimpan daftar semua device yang sedang terhubung ke AP kita.

Via WinBox:

  • Wireless > tab Registration

Di sana akan terlihat:

  • MAC Address: identitas unik setiap device (seperti nomor KTP perangkat)
  • Signal Strength: kekuatan sinyal dalam dBm — makin mendekati 0 makin kuat (misal -45dBm lebih bagus dari -85dBm)
  • Tx Rate / Rx Rate: kecepatan kirim dan terima data antara device dengan AP

Via CLI:

/interface wireless registration-table print

Contoh output yang akan terlihat:

# INTERFACE  MAC-ADDRESS        SIGNAL   TX-RATE  UPTIME
0 wlan1      E8:BB:A8:20:F3:87  -55dBm   11Mbps   3m4s

Yang Sering Salah (Troubleshooting Mindset)

  • wlan1 tidak mau Enable — cek apakah lisensi RouterOS mendukung wireless. RB951 seharusnya sudah include.
  • HP sudah konek tapi tidak dapat IP — pastikan DHCP Server sudah aktif dan pool-nya benar. Coba /ip dhcp-server print untuk cek statusnya.
  • Konek Wi-Fi tapi tidak bisa internet — hampir pasti masalah di NAT. Cek rule masquerade dan pastikan out-interface-nya mengarah ke interface yang benar.
  • SSID tidak muncul di HP — pastikan interface wlan1 statusnya Running (ada huruf R di depannya di WinBox), bukan disabled.
  • Password salah terus padahal sudah benar — perhatikan huruf besar/kecil. Pre-Shared Key bersifat case-sensitive.

Kuis Pemahaman

  1. Apa fungsi Security Profile dalam konfigurasi wireless MikroTik, dan mengapa harus dibuat sebelum mengaktifkan interface wlan1 sebagai Access Point?

  2. Sebuah HP berhasil konek ke SSID KANTOR-WIFI dan mendapat IP 192.168.2.7, tapi tidak bisa membuka Google. Langkah apa yang pertama kali kamu periksa dan kenapa?

  3. Di tabel Registration, sebuah device terlihat dengan Signal Strength -88dBm. Apakah sinyal ini tergolong baik atau buruk? Apa kemungkinan penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Next