Rasio dan Perbandingan

Updated on April 27, 2026

Gambaran besar dulu

Rasio itu sederhana: kamu cuma membandingkan dua hal. Berapa banyak ini dibanding itu.

Misalnya: di kelasmu ada 15 cowok dan 10 cewek. Rasio cowok ke cewek = 15 : 10. Itu saja inti dasarnya.

Proporsi? Itu versi lanjutannya. Proporsi bilang: “dua rasio ini setara.” Kayak resep kue, kalau kamu dobel bahannya, hasilnya tetap sama enaknya karena perbandingannya tidak berubah.


Langkah 1: Mengenal rasio

Letakkan 6 kelereng merah dan 9 kelereng biru di meja.

Rasio merah ke biru bisa ditulis tiga cara, semuanya benar:

  • 6 : 9
  • 6 banding 9
  • 6/9

Tapi rasio yang belum disederhanakan itu kayak menyebut “dua ratus ribu” padahal bisa bilang “dua ratus ribu.” Tidak salah, tapi bisa lebih ringkas.

Cara menyederhanakan: cari FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dari 6 dan 9.

FPB dari 6 dan 9 = 3. Bagi keduanya dengan 3:

6 ÷ 3 = 2
9 ÷ 3 = 3

Rasio sederhananya: 2 : 3

Artinya: setiap ada 2 kelereng merah, pasti ada 3 kelereng biru. Itu hubungan tetapnya.


Langkah 2: Bedakan rasio dengan pecahan

Ini jebakan yang sering bikin bingung. Contohnya:

Di kelas ada 12 cowok dan 18 cewek.

Rasio cowok ke cewek: 12 : 18 = 2 : 3 (membandingkan cowok dengan cewek saja)

Pecahan cowok dari total: Total siswa = 12 + 18 = 30 Pecahan cowok = 12/30 = 2/5 (membandingkan cowok dengan seluruh kelas)

Beda hasilnya, beda maknanya. Rasio = bagian dibanding bagian. Pecahan = bagian dibanding keseluruhan.


Langkah 3: Proporsi – rasio yang dijaga tetap sama

Bayangkan resep es teh: 2 sendok gula untuk 1 gelas air.

Kalau kamu buat 5 gelas, berapa sendok gula?

Rasionya harus tetap: 2 sendok untuk 1 gelas.
Logikanya: 5 gelas × 2 sendok = 10 sendok gula.

Nah itulah proporsi. Kamu menjaga rasio tetap konsisten walau jumlahnya berubah.

Cara formal menghitungnya:

2 : 1 = ? : 5

Cari pengalinya: 1 dikali berapa = 5? Jawabannya 5.
Maka gula = 2 × 5 = 10 sendok.

Atau pakai cara silang (kalau kamu suka cara ini):

2/1 = x/5
x = 2 × 5 = 10 ✓


Langkah 4: Proporsi di kehidupan nyata – peta dan skala

Skala peta 1 : 100.000 artinya 1 cm di peta mewakili 100.000 cm di dunia nyata.

100.000 cm = 1.000 m = 1 km

Jadi kalau dua kota kelihatan berjarak 5 cm di peta, jarak aslinya:

5 × 1 km = 5 km

Pikir seperti ini: peta adalah “mini version” dunia nyata dengan rasio yang dijaga ketat. Kalau rasionya berubah, peta jadi bohong.


Langkah 5: Proporsi dengan uang dan harga

“3 kg apel harga Rp60.000. Berapa harga 5 kg?”

Ada dua cara:

Cara 1 – harga per satuan:
Harga per kg = 60.000 ÷ 3 = Rp20.000
Untuk 5 kg = 5 × 20.000 = Rp100.000

Cara 2 – proporsi langsung:
3 : 60.000 = 5 : ?
Pengali = 5/3
? = 60.000 × 5/3 = Rp100.000

Dua cara, hasil sama. Pilih yang lebih nyaman di kepalamu.


Langkah 6: Rasio campuran – bagi total sesuai porsi

“Cat oranye dibuat dari merah dan kuning dengan rasio 2 : 3. Total cat 50 ml. Berapa masing-masing?”

Langkah-langkahnya:

  1. Hitung total bagian: 2 + 3 = 5 bagian
  2. Nilai satu bagian: 50 ÷ 5 = 10 ml per bagian
  3. Cat merah = 2 bagian × 10 = 20 ml
  4. Cat kuning = 3 bagian × 10 = 30 ml
  5. Cek: 20 + 30 = 50 ml ✓

Bayangkan 50 ml itu seperti pizza yang dipotong 5 slice. Merah dapat 2 slice, kuning dapat 3 slice.


Jebakan yang sering terjadi

Jebakan 1: Menukar urutan rasio.
“Rasio merah ke biru = 2 : 3” berbeda dengan “rasio biru ke merah = 3 : 2.” Urutan angkanya penting, mengikuti urutan kata yang disebut.

Jebakan 2: Mengira rasio sama dengan pecahan.
Rasio 2 : 3 bukan berarti 2/3 dari total. Itu hanya perbandingan dua bagian satu sama lain.

Jebakan 3: Menggunakan penjumlahan bukan perkalian.
Ini kesalahan paling umum. Kalau resep pakai 2 telur untuk 4 orang, dan kamu buat untuk 8 orang, jawabannya bukan 2 + 4 = 6 telur. Yang benar: 2 × 2 = 4 telur. Rasio bekerja dengan perkalian, bukan penjumlahan.


Kuis singkat

  1. Dalam sebuah minuman, rasio sirup ke air adalah 1 : 4. Kalau kamu mau buat 500 ml minuman, berapa ml sirup dan berapa ml air yang dibutuhkan?

  2. Di kantin sekolah, 4 porsi nasi goreng harganya Rp36.000. Berapa harga 7 porsi?

  3. Peta kota menggunakan skala 1 : 50.000. Dua gedung berjarak 8 cm di peta. Berapa jarak sebenarnya dalam kilometer?

Next