Penjumlahan dan Pengurangan dengan Benda dan Garis Bilangan

Updated on April 26, 2026

Gambaran Besarnya Dulu

Penjumlahan dan pengurangan itu seperti naik-turun tangga. Naik = tambah. Turun = kurang. Dan yang paling keren: keduanya saling balik satu sama lain. Kalau kamu tahu 5 + 3 = 8, kamu otomatis tahu 8 – 3 = 5. Satu fakta, empat informasi. Nanti kita buktikan sendiri.


Langkah 1: Penjumlahan dengan benda nyata

Ambil 5 koin, taruh di sebelah kiri. Ambil 3 koin lagi, taruh di sebelah kanan. Sekarang gabungkan semua ke tengah. Hitung. Ada 8.

Itu dia arti 5 + 3. Bukan sulap, bukan hafalan. Cukup gabungkan, lalu hitung.

Tulis di kertas: 5 + 3 = 8

Ulangi dengan: 7 + 4, 9 + 6, 12 + 5.


Langkah 2: Penjumlahan di garis bilangan

Garis bilangan itu seperti jalan raya angka. Kamu berdiri di satu titik, lalu jalan.

Untuk 5 + 3:

  • Cari angka 5 di garis.
  • Lompat ke kanan sebanyak 3 kali.
  • Kamu mendarat di angka 8.

Lompat ke kanan = tambah. Ingat ini.

Tulis: 5 + 3 = 8. Lalu coba sendiri: 7 + 4, 9 + 6, 12 + 5. Gambar lompatan-lompatannya di kertas garismu.


Langkah 3: Pengurangan dengan benda nyata

Ambil 8 koin, semuanya di atas meja. Sekarang sembunyikan 3 di balik tanganmu. Yang tersisa di meja: 5.

Itulah arti 8 – 3 = 5. Kurang = hilangkan, sembunyi, atau ambil pergi.

Coba: 10 – 4, 15 – 7, 20 – 9. Setiap kali, hitung dulu semua koinnya, baru sembunyikan sejumlah yang diminta, lalu hitung sisanya.


Langkah 4: Pengurangan di garis bilangan

Sama seperti penjumlahan, tapi arahnya balik.

Untuk 8 – 3:

  • Cari angka 8 di garis.
  • Lompat ke kiri sebanyak 3 kali.
  • Kamu mendarat di angka 5.

Lompat ke kiri = kurang.

Dua aturan sederhana:

  • Kanan = tambah
  • Kiri = kurang

Coba di garis bilanganmu: 10 – 4, 15 – 7, 20 – 9.


Langkah 5: Keluarga fakta

Ini bagian yang agak seru. Dari tiga angka — misalnya 8, 3, dan 11 — kamu bisa tulis empat kalimat matematika sekaligus:

8 + 3 = 11
3 + 8 = 11
11 - 3 = 8
11 - 8 = 3

Ini namanya keluarga fakta. Tiga angka, empat kalimat. Semuanya benar.

Sekarang buat 5 keluarga fakta sendiri dari hasil eksperimen koin tadi. Pilih tiga angka yang sudah kamu temukan, lalu tulis empat kalimatnya.


Langkah 6: Tebak dulu, baru hitung

Sebelum ngitung soal seperti 18 – 9, berhenti sebentar. Tebak jawabannya dulu: “sekitar 9 atau 10 kali ya?”

Baru hitung. Cocok?

Ini bukan iseng. Kebiasaan menebak dulu itu berguna: kalau hasil hitunganmu jauh banget dari tebakan (misalnya kamu tebak 9 tapi jawaban kamu 20), itu sinyal ada yang salah. Cek ulang.


Hal yang Sering Salah (Jangan Sampai Kejebak)

Di garis bilangan: Banyak yang salah hitung karena menghitung titik, bukan lompatan. Kalau kamu di angka 5 dan mau +3, jangan hitung “5, 6, 7” lalu berhenti di 7. Lompatannya: satu lompat = ke 6, dua lompat = ke 7, tiga lompat = ke 8. Berhenti di 8.

Penjumlahan bisa dibalik, pengurangan tidak. 5 + 3 sama dengan 3 + 5. Tapi 8 – 3 tidak sama dengan 3 – 8. Jangan disamakan.

Keluarga fakta bukan hafalan. Kamu tidak perlu hafal empat kalimat itu. Cukup paham bahwa penjumlahan dan pengurangan saling balik — sisanya otomatis.


Kuis Singkat

Jawab tiga pertanyaan ini tanpa buka catatan:

  1. Kamu ada di angka 12 di garis bilangan. Kamu lompat ke kanan 5 kali. Di angka berapa kamu sekarang? Tulis kalimat matematikanya.
  2. Dari fakta 9 + 6 = 15, tulis tiga kalimat matematika lain yang masih satu keluarga fakta.
  3. Untuk soal 17 – 8, tebak dulu jawabannya sebelum kamu hitung. Tulis tebakan kamu, lalu hitung dengan garis bilangan atau koin. Cocok?

Next