Gambaran besar dulu: apa yang sebenarnya kita lakukan?
Bayangkan kamu mau kirim surat ke teman. Agar surat itu sampai, dua hal harus jelas: alamat pengirim dan alamat penerima. Kalau salah satu tidak ada atau salah tulis, surat tidak akan nyampai.
Nah, komputer cara kerjanya persis sama. Supaya dua komputer bisa “ngobrol” satu sama lain lewat kabel, masing-masing harus punya alamat IP yang jelas dan benar. Inilah yang disebut konfigurasi IP Address.
Praktikum ini tujuannya satu: kamu set alamat di dua komputer, lalu buktikan bahwa keduanya bisa saling berkomunikasi dengan perintah ping.
Konsep dasar yang wajib kamu mengerti
IP Address itu apa?
IP Address adalah alamat unik sebuah perangkat dalam jaringan. Formatnya empat angka dipisahkan titik, misalnya 192.168.1.1.
Kalau rumah punya alamat jalan, komputer punya IP Address.
Subnet Mask itu apa?
Subnet mask menentukan “kawasan” atau lingkungan mana yang kamu tinggali. Nilainya 255.255.255.0 artinya semua komputer yang IP-nya mulai dari 192.168.1._ (angka terakhir bebas) itu satu kawasan, satu lingkungan jaringan.
Analoginya: kamu dan temanmu tinggal di perumahan Griya Makmur. Walaupun nomor rumah beda, kalian tetap satu kompleks karena nama perumahannya sama. Subnet mask adalah nama perumahannya.
Kenapa pakai kabel cross (bukan straight)?
Kabel straight dipakai kalau menghubungkan perangkat berbeda jenis, misalnya PC ke switch. Kabel cross dipakai kalau menghubungkan perangkat sejenis langsung, misalnya PC ke PC langsung. Tapi kalau kamu pakai switch di tengah, pakai kabel straight biasa, tidak masalah.
Langkah-langkah praktikum
Persiapan
- 2 buah PC (atau di Packet Tracer: 2 PC virtual)
- 1 kabel cross (kalau langsung PC ke PC) ATAU switch + 2 kabel straight
- Aplikasi Packet Tracer kalau ngelab virtual
Langkah 1: Hubungkan dua PC
Langsung (tanpa switch): sambung kedua PC dengan kabel cross di port LAN (NIC) masing-masing.
Pakai switch: sambung PC-1 ke switch dengan kabel straight, PC-2 ke switch dengan kabel straight yang satunya.
Di Packet Tracer: pilih ikon kabel cross (warna merah putus-putus) untuk PC ke PC langsung. Kalau lewat switch, pilih kabel straight (warna hitam).
Langkah 2: Set IP Address di PC-1
Di Windows (PC fisik):
- Klik kanan ikon jaringan di taskbar > “Open Network & Internet Settings”
- Klik “Change adapter options”
- Klik kanan pada NIC (kartu jaringan) > “Properties”
- Pilih “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)” > klik “Properties”
- Pilih “Use the following IP address”
- Isi:
- IP Address:
192.168.1.1 - Subnet Mask:
255.255.255.0 - Default Gateway: (kosongkan dulu untuk praktikum ini)
- IP Address:
- Klik OK
Di Packet Tracer:
- Klik pada PC-1
- Masuk tab “Desktop”
- Klik “IP Configuration”
- Pilih “Static”
- Isi IP Address:
192.168.1.1, Subnet Mask:255.255.255.0
Langkah 3: Set IP Address di PC-2
Sama seperti langkah 2, tapi IP-nya berbeda:
- IP Address:
192.168.1.2 - Subnet Mask:
255.255.255.0
Perlu diingat: tidak boleh ada dua PC dengan IP yang sama dalam satu jaringan. Itu seperti dua rumah dengan alamat yang identik, pak pos bakal bingung.
Langkah 4: Verifikasi konfigurasi dengan ipconfig
Sebelum test ping, pastikan dulu konfigurasinya benar.
Buka Command Prompt di PC-1 (tekan Win + R, ketik cmd, Enter). Lalu ketik:
ipconfig
Hasilnya harus menunjukkan IP 192.168.1.1 dan Subnet Mask 255.255.255.0. Kalau masih tertulis IP lain atau 0.0.0.0, konfigurasi belum tersimpan, ulangi langkah 2.
Langkah 5: Test komunikasi dengan ping
Masih di Command Prompt PC-1, ketik:
ping 192.168.1.2
Artinya: “Hai PC-2 di alamat 192.168.1.2, apakah kamu ada?”
Kalau berhasil, kamu akan melihat:
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Artinya PC-2 menjawab. Komunikasi berhasil.
Kalau yang muncul Request Timed Out atau Destination Host Unreachable, berarti ada masalah. Lanjut ke bagian troubleshooting di bawah.
Apa yang bisa salah? (Jebakan umum)
1. IP Address tidak satu network
Ini kesalahan paling sering. Misalnya PC-1 diberi 192.168.1.1 tapi PC-2 diberi 192.168.2.2. Angka ketiganya beda (1 vs 2), artinya beda kawasan. Mereka tidak bisa langsung ngobrol tanpa router. Pastikan tiga angka pertama sama: 192.168.1.xxx.
2. IP Address duplikat Kalau dua PC punya IP yang sama, Windows biasanya menampilkan peringatan konflik. Tapi kadang tidak muncul peringatannya, dan ping tetap gagal.
3. Firewall Windows memblokir ping Di Windows 10/11, secara default firewall memblokir permintaan ping masuk. Kalau ping dari PC-1 ke PC-2 gagal, coba ping balik dari PC-2 ke PC-1. Kalau di Packet Tracer tidak ada masalah ini.
Cara mematikan sementara di Windows: ketik firewall di search bar > “Windows Defender Firewall” > “Turn Windows Defender Firewall on or off” > matikan untuk Private network.
4. Kabel cross dipakai di koneksi lewat switch Kalau kamu pakai switch sebagai penghubung, gunakan kabel straight, bukan cross. Salah pilih kabel = tidak konek.
5. Subnet Mask salah ketik
255.255.255.0 beda dengan 255.255.0.0. Pastikan isinya benar persis.
Kuis pemahaman
-
PC-1 memiliki IP
192.168.1.10dan PC-2 memiliki IP192.168.2.10. Keduanya dihubungkan langsung dengan kabel cross. Apakah ping dari PC-1 ke PC-2 akan berhasil? Jelaskan alasannya. -
Apa fungsi perintah
ipconfigsebelum melakukanping? -
Kamu menghubungkan dua PC lewat switch. Kabel apa yang digunakan, dan kenapa?