Gambaran besar dulu
Bayangin kamu baru selesai masak. Ada teman yang nanya, “Resep ini dari mana?” Kamu harus bisa jawab: dari buku masak siapa, halaman berapa, terbitan tahun kapan.
Nah, Daftar Pustaka itu fungsinya persis sama. Setiap kali kamu nulis laporan dan pakai ide atau data dari sumber lain, kamu wajib “ngaku” di bagian akhir. Formatnya bukan asal tulis, ada aturannya. Yang paling sering dipakai di dunia akademik adalah format APA (singkatan dari American Psychological Association).
APA punya banyak versi. Yang sekarang berlaku adalah edisi ke-7. Bedanya dari versi lama? Lebih simpel dan lebih siap untuk sumber digital.
Aturan dasar yang berlaku untuk semua jenis sumber
Sebelum ke format spesifik, ada tiga aturan yang berlaku ke semua entri:
- Urutan abjad berdasarkan nama belakang penulis pertama.
- Hanging indent: baris pertama rata kiri, baris kedua dan seterusnya menjorok ke dalam 1,27 cm. Mirip seperti teks di kamus.
- Konsisten: setiap sumber yang kamu sebut di teks laporan, wajib muncul di Daftar Pustaka. Dan sebaliknya, yang ada di Daftar Pustaka, wajib pernah disebut di teks.
Format per jenis sumber
1. Buku
Penulis, A. B. (Tahun). Judul buku ditulis miring. Nama Penerbit.
Contoh nyata:
Odum, E. P. (2008). Dasar-dasar ekologi. Gadjah Mada University Press.
Yang perlu diperhatikan:
- Nama belakang ditulis dulu, lalu inisial nama depan.
- Judul buku ditulis miring (italic), hanya huruf pertama kata pertama yang kapital (kecuali nama khusus).
- Di APA 7, kota penerbit tidak perlu ditulis lagi, cukup nama penerbit.
2. Artikel jurnal
Penulis, A. B. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, Volume(Nomor), Halaman awal-halaman akhir. DOI
DOI itu semacam “nomor KTP”-nya artikel ilmiah. Biasanya tertulis di halaman pertama artikel.
Contoh:
Hartono, B. (2022). Pola migrasi burung di Jawa Timur. Jurnal Biologi Indonesia, 18(2), 45-58. https://doi.org/10.xxxxx
3. Website atau halaman online
Nama Organisasi atau Penulis. (Tahun, Tanggal Bulan). Judul halaman. Nama situs. URL
Contoh:
Kementerian Lingkungan Hidup. (2023, 5 Maret). Panduan konservasi hutan mangrove. KLHK. https://www.menlhk.go.id/contoh
Kalau tidak ada tanggal, tulis (n.d.) — singkatan no date.
Langkah kerja dari nol
- Catat semua sumber sejak awal nulis laporan, jangan tunggu selesai. Kalau lupa catat, kamu bakal susah cari lagi.
- Pilah sumbernya: buku, jurnal, atau website?
- Tulis entri sesuai format masing-masing.
- Susun urutan abjad dari A ke Z berdasarkan huruf pertama nama belakang penulis.
- Atur hanging indent di Word (klik kanan paragraf > Paragraph > Special: Hanging).
- Cek ulang: bandingkan satu per satu antara kutipan di teks dan entri di Daftar Pustaka.
Jebakan yang sering terjadi
- Lupa DOI pada artikel jurnal. DOI penting karena pembaca bisa langsung verifikasi.
- Nama penulis dibalik saja tapi formatnya salah, misalnya tetap menulis nama depan dulu.
- Judul buku pakai huruf kapital semua padahal APA hanya kapital di kata pertama.
- Mencantumkan sumber di Daftar Pustaka tapi tidak pernah dikutip di teks, atau sebaliknya. Ini langsung membuat laporanmu terlihat tidak konsisten.
- Tidak menyertakan URL untuk sumber internet, atau URL yang sudah mati/berubah.
Opsional tapi sangat membantu: Zotero
Zotero itu aplikasi gratis. Cara kerjanya: saat kamu buka artikel di browser, Zotero bisa langsung menyimpan datanya secara otomatis, nama penulis, tahun, judul, semuanya. Nanti saat butuh Daftar Pustaka, tinggal klik, format APA langsung jadi.
Install di zotero.org. Tersedia untuk Windows, Mac, dan Linux.
Kuis singkat
-
Kamu menemukan sebuah artikel jurnal berjudul “Pengaruh Cahaya terhadap Pertumbuhan Tanaman” yang ditulis oleh Budi Santoso, terbit tahun 2021 di Jurnal Pertanian Indonesia volume 10 nomor 3, halaman 22-35. Tuliskan entri Daftar Pustaka-nya dalam format APA 7.
-
Apa yang dimaksud dengan “hanging indent” dan bagaimana cara menerapkannya di Microsoft Word?
-
Seorang siswa menulis laporan dan menyebut buku karya Djoewari (2020) di paragraf ketiga. Tapi di Daftar Pustakanya, buku itu tidak ada. Apa masalah yang terjadi dan apa konsekuensinya?