Gambaran besar dulu: moodboard itu apa?
Bayangkan kamu mau mendekorasi kamar. Sebelum beli apa pun, kamu kumpulkan dulu foto-foto inspirasi dari Pinterest, potongan majalah, chip warna cat, semuanya ditempel di satu papan. Nah, itulah moodboard. Bedanya, moodboard digital dibagi per kategori, dan ada penjelasan singkat di tiap bagian. Jadi orang lain yang lihat langsung paham: “Oh, desain ini maunya ke sini.”
Untuk bazar sekolah, kamu punya 5 area yang harus diisi. Mari kita bahas satu per satu.
Langkah 1: Buka Canva, atur halaman landscape
Di Canva, pilih ukuran kustom: 1920 × 1080 px (landscape, format presentasi). Atau pakai A3 landscape kalau mau dicetak.
Bagi halaman jadi 5 area pakai garis bantu (guides) atau kotak-kotak dengan latar berbeda. Tata letaknya bebas, bisa grid 2×3, bisa strip horizontal, bisa asimetris.
Langkah 2: Isi 5 area
Area 1 – Layout References
Cari 2–3 contoh tata letak (layout) poster atau banner bazar yang kamu suka. Bisa dari Behance, Pinterest, atau Google Images.
Keterangan contoh: “Layout ini dipilih karena hierarki informasi jelas, judul besar di atas, detail kecil di bawah. Cocok untuk poster yang dibaca sambil jalan.”
Area 2 – Color Palette
Buka Coolors.co atau Adobe Color. Generate palet yang sesuai tema bazar, misalnya energik, ceria, tapi tetap rapi.
Tips memilih warna untuk bazar sekolah:
- Warna primer 1–2 warna (misal: oranye + kuning)
- Warna netral sebagai latar (putih krem atau abu terang)
- Warna aksen untuk tombol/CTA (hijau tua atau merah bata)
Keterangan contoh: “Palet hangat oranye-kuning dipilih karena terasa meriah dan mengundang, pas untuk acara yang ramai dan santai.”
Area 3 – Typography
Pilih 2 font — satu untuk judul (headline), satu untuk teks isi (body).
Pasangan yang cocok untuk bazar sekolah:
- Headline: font tebal dan ekspresif (misal: Poppins Bold, Bebas Neue)
- Body: font yang bersih dan mudah dibaca (misal: Inter, DM Sans)
Keterangan contoh: “Font Poppins Bold dipilih karena kesannya tegas tapi tetap ramah, tidak terlalu formal, cocok untuk audiens remaja.”
Area 4 – Textures & Patterns
Tambahkan 2–3 contoh tekstur atau pola yang akan dipakai sebagai elemen dekoratif. Sumber gratis: Freepik, Unsplash, atau koleksi Canva sendiri.
Untuk bazar sekolah, pilihan yang oke:
- Pola titik-titik (polka dot) warna cerah
- Tekstur kertas craft atau kanvas
- Pola garis diagonal sederhana
Keterangan contoh: “Tekstur kertas craft memberi kesan DIY dan autentik, cocok untuk acara yang ingin tampil beda dari bazar biasa.”
Area 5 – Photography Style
Tentukan gaya foto yang akan dipakai, bukan foto spesifik. Kumpulkan 2–3 contoh foto sebagai acuan gaya.
Pilihan gaya foto untuk bazar:
- Foto candid siswa (natural, tidak pose)
- Close-up produk jualan di atas meja dengan latar bersih
- Wide shot suasana keramaian bazar
Keterangan contoh: “Foto candid siswa yang sedang tertawa dipilih karena terasa jujur dan hangat — bukan foto model, tapi kehidupan nyata.”
Langkah 3: Tambah bagian Do & Don’t
Di bagian bawah moodboard, buat dua kolom kecil:
| ✅ DO | ❌ DON’T |
|---|---|
| Gunakan foto candid siswa asli | Pakai clip art kartun atau emoji |
| Warna maksimal 4 (termasuk netral) | Terlalu banyak warna mencolok sekaligus |
| Font konsisten — 2 jenis saja | Campur-campur lebih dari 3 font berbeda |
| Foto dengan pencahayaan natural | Foto gelap atau blur dijadikan elemen utama |
Langkah 4: Export
- PDF → untuk presentasi ke klien atau guru. Kualitas cetak, resolusi tinggi.
- JPG → untuk referensi cepat saat mendesain. Simpan di folder proyek, buka kapan saja tanpa harus buka Canva.
Di Canva: klik tombol Share → Download, pilih format yang diinginkan.
Tips terakhir
Moodboard yang baik itu konsisten. Cek sekali lagi sebelum export: apakah semua referensi yang kamu pilih punya “rasa” yang sama? Kalau satu foto terasa terlalu formal dan yang lain terlalu santai, berarti arahnya belum jelas — ganti salah satunya.
Kuis singkat
-
Apa bedanya moodboard biasa (kolase acak) dengan moodboard terstruktur yang dipelajari di Tugas 9 ini?
-
Kamu memilih palet warna biru tua dan abu-abu dingin untuk poster bazar sekolah. Apakah itu pilihan yang tepat? Jelaskan alasanmu.
-
Kenapa moodboard perlu diekspor dalam dua format berbeda (PDF dan JPG), dan kapan masing-masing digunakan?